Dari: Masa Lalu #1

Hi! Apa kabar jiwamu?


Ada sebuah cerita tentang sebuah pekerjaan utama yang menikah karena ditinggal olehku. Awalnya Pekerjaan itu datang menjanjikan kepuasan batin yang selama ini aku inginkan. Aku tidak kuasa menolak pekerjaan itu karena ini kebutuhanku, selain itu pekerjaan itu diberikan oleh orang yang aku hormati. Pekerjaan utama harus segera diselesaikan alias tepat waktu, atau dia akan nganggur dan bosan. Singkat cerita, aku mulai mengatur waktu dengan si pekerjaan itu, selain itu aku juga memikirkan apa yang dibutuhkan oleh pekerjaan itu, pokoknya aku semangat bersama pekerjaan, pada awalnya. Tak bertahan lama, aku berpaling dari pekerjaan itu ke pekerjaan lain yang lebih menjanjikan  kesenangan (sesaat). Lama sekali aku meninggalkan pekerjaan utama, aku SESAK! Saat aku menengoknya ternyata si pekerjaan utama sudah berkembang biak menjadi banyak. Usut punya usut, ternyata dia terlalu lama nganggur, mati kebosanan jadi dia menikah dengan pekerjaan lain dan beranak-pinak. Sialnya kehidupan si pekerjaan utama kacau balau karena nggk keurus olehku. Apa yang harus aku katakan pada orang terhormat yang telah memberikan aku pekerjaan utama itu? Sebagai bentuk tanggung jawab, akupun kembali mengurus si pekerjaan utama beserta pekerjaan lain yang menyertainya. Akhirnya pekerjaan utama ku bukan hanya satu, tapi banyak. Aku nggak mau membiarkan pekerjaan utama itu berkembang biak lagi, cukup sudah. 
Semoga kamu bisa bahagia dengan pekerjaan utamamu.



Comments

Popular posts from this blog

Second change in every second.

Because of Quarantine #2

Hujan #1